Laporan Keuangan yang Diaudit

 Laporan keuangan yang telah diaudit, yang telah disiapkan oleh Akuntan Publik Bersertifikat (CPA) independen, digunakan untuk memberikan kredibilitas, akuntabilitas, dan akurasi keuangan bagi suatu bisnis. Ada prosedur khusus yang dilakukan oleh CPA selama proses audit.

Download Contoh Laporan Keuangan

Surat perikatan, yang merupakan surat perjanjian yang menetapkan layanan yang akan dilakukan oleh CPA dan biaya yang terkait dengan layanan tersebut, ditandatangani oleh CPA dan perusahaan yang melakukan laporan keuangan yang telah diaudit. Surat ini dirancang untuk mencegah kesalahpahaman antara kedua belah pihak dan untuk mengurangi risiko tuntutan hukum.


Akuntan akan meminta laporan keuangan dari perusahaan untuk ditinjau. Laporan-laporan ini mencakup laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas beserta dokumentasi keuangan untuk mendukung laporan-laporan tersebut. Auditor akan meninjau sistem pengendalian internal perusahaan untuk menentukan pengendalian apa yang ada dan menilai risiko pengendalian dari pengendalian yang gagal mendeteksi atau mengoreksi salah saji material dalam catatan akuntansi yang dapat mempengaruhi laporan keuangan, meninjau item laporan keuangan tertentu yang disyaratkan oleh Pernyataan AICPA tentang Standar Auditing (SASs), dan dokumentasi tentang item laporan keuangan yang mereka anggap perlu. Auditor juga diharuskan untuk: mengkonfirmasi piutang, mengamati penghitungan persediaan, menanyakan kepada pengacara klien mengenai litigasi, klaim, atau penilaian,


Surat representasi klien diberikan kepada perusahaan untuk ditandatangani pada akhir audit. Maksud dari surat ini adalah agar klien bertanggung jawab atas pernyataan tertulis yang secara eksplisit atau implisit diberikan kepada auditor oleh manajemen; seperti pengakuan manajemen atas tanggung jawabnya atas penyajian wajar laporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan, pernyataan bahwa mereka tidak mengetahui adanya aktivitas penipuan dan telah menerapkan prosedur untuk mendeteksi dan mencegah penipuan.


Dari informasi ini CPA membuat laporan keuangan yang diaudit yang akan mencakup opini, baik dengan pengecualian atau tanpa pengecualian, tentang sifat dokumen keuangan. Maksud dari audit atas laporan keuangan adalah untuk mengumpulkan bukti yang pada akhirnya akan menghasilkan dan mendukung suatu opini tentang audit tersebut serta membela auditor jika tuntutan hukum dihasilkan dari ketergantungan pada opini audit tersebut. Tujuan dari laporan keuangan yang diaudit untuk perusahaan adalah untuk memberikan CPA dasar yang wajar untuk pendapat wajar tanpa pengecualian bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material atau informasi yang salah/hilang. Dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, audit dinyatakan akurat, lengkap, dan disajikan secara wajar untuk memenuhi persyaratan US GAAP (Prinsip Akuntansi yang Diterima Secara Umum).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Pengelolaan Pajak yang Tepat untuk Mendukung Keberlanjutan Bisnis

Transformasi Industri Melalui Teknologi Cleanroom

Panduan Lengkap Memilih Solusi Pendingin Udara Terbaik untuk Kenyamanan di Kota Besar